Wisata

Tempat Wisata di Busan, Korea Selatan Mirip ‘Santorini’ Yunani!

tempat wisata di Busan

Korea-lover.com – Mau destinasi ke kota yang dihiasi dengan artwork? Gak perlu jauh-jauh ke Yunani deh! Terbang aja ke Korea Selatan, ada tempat wisata di Busan yang mirip banget dengan ‘Santorini’ Yunan, bisa dibilang Santorini of South Korea loh!

Yup, Gamcheon Culture Village menjadi salah satu destinasi di Busan yang wajib dikunjungi saat di Korea Selatan. Gamcheon Culture Village adalah perkampungan kumuh dan tertinggal di Busan. Ettt, jangan salah! Perkampungan kumu ini sudah menjadi perkampungan yang terkenal akan keindahannya loh!.

Daya Tarik Gamcheon Cultur Village sebagai Tempat Wisata di Busan

 

Terdiri dari ratusan rumah

tempat wisata di Busan

Gamcheon Culture Village menyajikan deretan ratusan rumah warga yang dicat warna-warni. Namun Santorini hanya menggunakan dominasi warna biru putih. Hampir setiap rumah di cat warna-warni, baik tempok maupun atapnya.

Perkampungan artwork

tempat wisata di Busan

Anda mencintai seni? And wajib datang ke Gamcheon Culture Village untuk menikmati artwork yang ada. Terdapat beberapa galeri seni, museum seni, mural dan gambar serta patung-patung unik yang dapat ditemukan di banyak tempat dan sudut bangunan.

Banyak tempelan-tempelan seperti ikan di tembok-tembok rumah yang menunjukkan sebuah arah kemana kita jalan. Tempelan ikan menjadi salah satu identitas Kota Busan yang menjadi kota pelabuhan dan pusat penghasil ikan.

Nongkrong

tempat wisata di Busan

Wisata ini memberikan layanan nongkrong seperti café, kedai, serta toko souvenir bagi pengunjung yang ingin membeli kerajinan khas Korea Selatan. Jadi buat kalian yang lelah berjalan dan ingin menikmati keindahan Gamcheon Culture Village cukup lama bisa mencoba salah satu café dan kedai yang ada disana.

Berkunjung ke Gamcheon Culture Village tidak dipungut biaya loh! Alias GRATIS! Jadi bagi kalian berjiwa seni dan petualang, coba memasukkan Gamcheon Culture Village dalam data list liburan anda. Lokasi yang cukup luas, maka perlu adanya peta pemandu yang mempermudahkan keliling ke lokasi. Biaya yang ditawakan setiap peta yaitu Rp. 25.000,- Jika kalian berkunjung usahakan menggunakan alat transformasi umum.

Sumber: (1)

Leave a Reply

1 + ten =