Korean Culture

Kenapa Kopi Lebih Popular Di Korea Selatan?

Cafe di KoreaSumber gambar: Drama Coffee Prince

Korea-lover.com – Sering kepikiran nggak kenapa para idol seperti Big Bang hingga CN Blue membuat cafe shop? Atau kalau tidak drama Korea banyak yang selalu menyorot adegan minum kopi saat berbincang?

Benar! Orang Korea Selatan punya budaya sendiri soal kopi. Drama-drama seperti Coffee Prince, sampai While You Were Sleeping selalu mengikutkan kopi di sela-sela konflik. Wah ada apa ya dengan kopi? Kenapa bukan teh yang notabene di China dan Jepang sangat populer? Yuk simak beberapa penelusuran tim Korea Lover melalui sejumlah sumber.

Kenapa Kopi Di Korea Selatan Menjadi Sangat Populer Belakangan?

Teh Sudah Sangat Umum Di Korea Selatan

Dilansir dari Kei Kim, seorang senior Specialist di perusahaan LG mengatakan kalau di Korea Selatan kopi sudah populer sejak 5 tahun belakangan. Teh sendiri sudah menjadi bagian umum masyarakat Korea dan bukan lagi hal yang istimewa untuk di sorot. Mulai dari Nokcha (teh hijau), Dunglrecha (teh Solomon), Boricha (teh jelly), Gyeolmyeongjacha (teh biji cassia) dan lainnya.

Karena teh ini sudah menjadi bagian sehari-hari, maka orang Korea cenderung berpikir kalau minuman ini sama saja seperti air putih. Artinya tidak worth it kalau harus keluar uang banyak hanya untuk beli teh. Sementara kopi sangat berbeda.

Ikutan Trend Starbucks Dan Sejenisnya

Intinya sama seperti di Indonesia. Tren cafe yang bermunculan di Korea karena sangat Instagramable. Ada banyak sekali cafe keren yang punya desain kece dan cocok banget buat nongkrong selepas kerja, untuk meeting atau sekedar menghabiskan waktu luang. Bahkan, cafe ini menjadi tempat yang pas untuk bersosialisasi loh. Coba lihat lagi para idol yang suka buka cafe shop? Desainnya adalah untuk sosialisasi apa lagi buat para fans mereka agar punya tempat berkumpul. Iya, kan?

Orang Korea Ingin Merasakan Suasana Kaya Di Luar Negeri Juga

Menurut Kei Kim, orang Korea ini rata-rata punya keinginan besar untuk merasakan budaya dari luar. Makanya settingan cafe di sana cenderung sedikit kebarat-baratan. Anak muda di sana bakal ke cafe bawa laptop atau buku.

Cafe dan Individualisme

Rupanya Cafe tidak hanya tempat nongkrong dan bercengkrama, tapi juga tempat untuk me time atau menyendiri. Tempat ini dianggap aman dan cozy oleh orang sana sambari melepas penatnya hari dan isi waktu senggang. Tempat ini dianggap mampu memperlakukan pengunjung sesuai seleranya. Kalau ingin sendiri, cafe terasa cocok untuk sendiri. Atau kalau ingin bercengkrama, tempat ini juga bisa jadi lokasi yang pas.

Hmmm… ternyata orang Korea juga pengen punya suasana seperti di luar negeri ya!

sumber: (1) (2)

Nanik
the authorNanik
Nanik adalah penulis konten, internet enthusiast and memes collector. Ia adalah pemilik Korea-lover.com yang suka belajar hal baru dan makan streetfood.

Leave a Reply

3 − two =