K-Pop

Berita Daesung Bingbang – Dugaan Bisnis Prostitusi Di Gedung Milik Daesung

Korea-lover.com – Pada 26 Juli 2019 lalu, “News A” dari Channel A melaporkan bisnis ilegal di sebuah gedung di district Gangnam yang notabene gedung ini milik Daesung Bigbang. Sontak berita Daesung Bigbang ini langsung viral dan menjadi perbincangan publik.

Di duga bisnis hiburan di gedung milik Daesung yang berlokasi di lantai lima ini adalah bisnis prostitusi. Saat ini Daesung sedang menjalani program wajib militer. Dan ia telah memberikan statement bahwa ia membeli gedung tersebut langsung sebelum program wajib militer dimulai. Saat itu, ia menyatakan tidak terlalu memperhatikan aktifitas ilegal ini. Di samping itu, Daesung menyatakan kalau ia akan melayangkan gugatan terkait bisnis ilegal ini dan memohon maaf.

Kemudian, dalam laporan ke dua Channel A 26 Juli 2019 kemarin terlampir interview dengan pemilik bisnis hiburan yang menjalankan bisnisnya di gedung Daesung.

“Sangat menjijikkan kalau pihak Daesung pura-pura bodoh. Tidak mungkin dia tidak tahu karena perwakilannya juga rapat pada malam hari bersama kami dan mereka pergi ke toko serta berbicara dengan kami di ruangan. Ada banyak sekali artis yang datang ke gedung ini. Banyak sekali artis yang punya kontrak dengan Daesung juga ikut datang.”

Nah, saat Daesung menjadi pemilik gedung tersebut, pemilik bisnis hiburan ini khawatir akan terkena tindakan keras mengingat dia adalah selebriti dan kemudian mereka memutuskan untuk memindahkan bisnisnya. Ide ini kemudian ditolak oleh phak Daesung. Pemilik bisnis ini juga mengatakan kalau mereka mendiskusikan tentang kompensasi. Ia mengaku kalau menjalankan toko seperti itu menghabiskan banyak biaya.

Setelah laporan ke-dua sudah dipublikasikan, pihak Daesung sendiri mengatakan kalau mereka akan mengecek fakta di lapangan. Dalam laporan Channel A tersebut, bisnis hiburan ini rupanya sudah mendapatkan sembilan kali laporan tahun ini. Meskipun polisi telah menggerebek tempat tersebut, tetap saja bisnis ini beroperasi.

Orang yang memberikan laporan terhadap stasiun TV ini mengatakan kalau laporan mereka ke polisi sudah dilayangkan berulang kali namun tidak mendapatkan hasil.

“Saya sudah berbicara dengan petugas yang datang ke tempat kejadian. Ada sekitar 40-50 wanita bekerja di sana, namun polisi tersebut tidak menemukan satu pun (barang bukti).”

Seorang penunggu di bisnis hiburan ilegal tersebut menjelaskan kalau polisi tiba-tiba masuk dan menanyakan hubungan mereka. Wanita tersebut lolos setelah mengatakan kalau ia dikenalkan dengan para klien dan minum bersama.

Dilansir dari Soompi, polisi pada bulan Mei 2019 lalu mendengar kalau Daesung adalah pemilik bisnis tersebut, lalu kemudian kasus ini ditutup tanpa denda sedikitpun. Polisi pun juga telah menindak delapan orang, namun bisnis ini tetap saja berjalan sampai minggu lalu.

Pihak berwajib menyatakan akan melakukan audit terkait pembayaran pajak dan juga mencocokkan keuntungan yang didapat oleh Daesung di atas kertas. Kemungkinan keuntungan yang tidak dilaporkan oleh Daesung bisa saja ada.

Rupanya, dibalik nama besar YG, sejumlah kasus besar mengintai para artisnya, termsuk yang paling panas yaitu Seungri.

Sumber: (1)

Nanik
the authorNanik
Nanik adalah penulis konten, internet enthusiast and memes collector. Ia adalah pemilik Korea-lover.com yang suka belajar hal baru dan makan streetfood.

Leave a Reply

17 − sixteen =