Fashion

Baju Tradisional Korea Hanbok Ternyata Hitungannya Masih Lebih Modern Ya?

Hanbok Dinasti JoseonHanbok Dinasti Joseon (Sumber:id.pinterest.com)

Korea-lover.com – Semenjak drama Korea menjamur di negara kita, jadilah kita semua kepo dengan budayanya. Termasuk baju tradisional Korea hanbok. Umumnya hanbok ini berwarna cerah dengan garis yang sederhana dan bentuk yang menggelembung dibagian bawah.Pokoknya berlapis-lapis deh. Nah, kalau di Korea Utara, baju tradisional ini dikenal dengan sebutan Chosŏn-ot.

Asal-muasal Baju Tradisional Korea Hanbok

macam-macam baju tradisional Korea
Hanbok Dinasti Silla (Sumber: Youtube)

Rupanya, baju tradisional Korea hanbok yang kita kenal sekarang hitungannya masih terhitung baru. Dalam sejarah, disebutkan kalau pakaian khas negeri gingseng ini diadaptasi dari dinasti Tiogkok (Dinasti Tang). Ini terlihat dari lukisan pada makam Goguryeo. Jadi orang Korea jaman dulu sudah memakai Jeogori atau baju, kemudian baji (celana) dan chima (rok). Mode pakaian ini telah dipakai sejak jaman Tiga Kerajaan (Goguryeo,Baekje dan Silla). Pakaian yang diadaptasi dari Dinasti Tang ini dibuat oleh anggota kerajaan. Ada yang menyebutnya dengan Gwanbok.

Hanbok Dinasti Silla
Hanbok Dinasti Silla (Sumber: wikipedia)

Lalu Kapan Hanbok Modern Mulai Muncul?

Hanbok Dinasti Goryeo
Hanbok Dinasti Goryeo (Youtube)

Kalau kalian pernah nonton The Great Queen of Silla: Queen SeonDeok pasti bisa ngasih gambaran tampilan baju jaman dulu. Kalau wanita biasanya pakaiannya bermotif. Prianya juga sih. Nah, untuk kelas bawah,mereka menggunakan kain yang polosan saja. Paling kalau sedikit lebih kaya, ada warnanya.

Ketika Dinasti Goryeo muncul, pakaian mengikuti kerajaan Mongol.Sebab saat itu Raja Goryeo menikahi ratu Mongol sebagai bentuk perjanjian damai.

Hanbok Di Masa Joseon

Baju tradisional Korea hanbok
Hanbok Joseon (Sumber: Wikipedia)

Ternyata, hanbok yang kita lihat sekarang adalah dari dinasti Joseon. Jeogori wanita kemudian berubah menjadi lebih pendek dan ketat. Lalu munculah Magoja yang dikenalkan oleh Daewon-gun. Ini adalah jaket bergaya Manchu yang kerap kita lihat di drama sekarang.

Baju tradisional Korea hanbok
Hanbok Dinasti Joseon (Sumber:id.pinterest.com)

Untuk Chima sendiri di akhir masa Joseon dibuat panjang, sementara heoritti (terbuat dari linen) digunakan sebagai korset.

Banyak juga ternyata itemnya.

Apa Saja Item Hanbok Ini?

Durumagi

Durumagi
Durumagi (sumber:uowedstyle.com)

Saat musim dingin, orang korea di era Joseon memakai pakaian yang namanya Jeogori. Panjangnya sampai kaki. Durumagi ini lebih banyak digunakan sebagai jaket karena kainnya yan tebal.

Baeja

baeja
Baeja (Sumber:sonjjang-hanbok.com)

Baeja adalah rompi khas era Joseon yang digunakan sebagai outer Jeogori. Ada juga Baeja yang difungsikan seperti Durumagi dengan model yang lebih panjang. Karena fungsinya sebagai outter, nggak heran Baeja memiliki aksen cantik dan warna yang terang.

Baeja
Baeja (Sumber:weheartit.com)

Dang-ui (Hanbok Bangsawan)

Dang-Ui
Dang-Ui (Sumber: id.pinterest.com)

Item lain dari baju tradisional Korea hanbok yaitu Dang-ui. Baju ini dipakai oleh para bangsawan dan kerap dikenakan saat upacara dan kehidupan sehar-hari. Bentuknya mirip Jeogori hanya saja lebih panjang dengan corak yang cantik di bagian tengah. Khusus untuk ratu, Dang-ui memiliki corak lingkaran di bagian tengah yang bermuatan filosofis. Terkadang ada yang polos atau bermotif di seluruh bajunya.

Wonsam

Wonsam
Wonsam (pinterest.com)

Jenis Durumagi yang lain adalah Wonsam yang kerap dipakai saar upacara adat dan acara resmi. Wonsam kerap dipakai oleh wanita yang telah menikah di dinasti Joseon dan juga boleh dikenakan oleh bangsawan serta golongan wanita mulia dan beberapa golongan masyarakat. Tapi tentu saja, motifnya nanti akan berbeda dari setiap kasta yang pakai.

Hanbok Para Dayang

Hanbok
Hanbok untuk dayang istana (Sumber:pinterest.com)

Dayang istana diberikan baju tradisional Korea hanbok yang berbeda supaya bisa dibedakan dari masyarakat biasa. Kaya di film Jewel In The Palace itu!

hanbok dayang istana
hanbok dayang istana (sumber: wikipedia)

Khusus untuk upacara, para dayang ini mengenakan pakaian yang mirip dang-ui atau wonsam. Hanya saja polos dan tidak bercorak.

Baju Pengantin (Hwal-ot)

baju pernikahan korea atau Hwal-ot
baju pernikahan korea atau Hwal-ot

Kalau soal baju pengantin jelas. Dari era Joseon hingga Goryeon mengenakan Hwal-ot. Tampilannya mirip wonsam, bedanya ada chima panjang sampai menyapu lantai. Motifnya sangat meriah dan elegan dengan sepuluh simbol alam. Ada yang bersulam bunga teratai, kupu-kupu, phoenic, gunung, air dsb. Warnanya kombinasi merah, biru dan kuning keemasan.

Jeokui (Pakaian Kebesaran Ratu)

pakaian kebesaran ratu
pakaian kebesaran ratu (sumber: pinterest.com)

Jeokui adalah pakaian kebesaran ratu. Ada beberapa macam warna yang dipakai, tergantung status keluarga. Permaisuri memakai warna ungu, ratu merah muda lalu putri mahkota berwarna biru.

Jang-Ot dan Sseugae Chima

Jang-Ot
Jang-ot (Sumber:glimja.deviantart.com)

Jang-ot mungkin kalau jaman sekarang seperti mantel ya. Jang-ot ini digunakan untuk menutupi wajah, kepala hingga badan. Uniknya lagi, Jang-ot ini ada lengannya dan biasanya dipakai saat keluar rumah.

Sseugae Chima
Sseugae Chima (Sumber: id.pinterest.com)

Sementara Ssugae Chima merupakan kain yang kerap digunakan sebagai penutup wajah dan digunakan oleh wanita. Mirip Jang-ot cuma tidak ada lengannya. Tudung ini biasanya dipakai oleh kasta menengah dan bergunakan untuk melindungi tubuh waktu musim panas. Kalau musim dingin, mereka pakai Cheonae, tudung ini bedanya bisa menghangatkan kepala.

Gimana menurut kalian? Ada yang pernah coba pakai baju tradisional Hanbok nggak pas ada pameran Korea di Indonesia? Yang mana? Kalau kalan dapat jodoh orang Korea, kayaknya kalian dapat kesempatan pakai baju adatnya plus upacaranya.

Leave a Reply

twelve − 7 =